Browsing "Older Posts"

Halo sahabat selamat datang di website kondomdurex.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Imiquimod: Fungsi, Dosis, Efek Samping, Harga, dll oleh - kondomdurex.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Imiquimod adalah obat untuk mengatasi pertumbuhan sejenis kanker kulit. Obat ini juga digunakan untuk mengobati kutil kelamin. Ketahui imiquimod obat apa, fungsi, dosis, aturan pakai, harga, dll.

imiquimod-doktersehat

Rangkuman Informasi Obat Imiquimod

Berikut ini adalah informasi umum obat imiquimod:

 Nama Obat Imiquimod
 Kandungan Obat Imiquimod
 Kelas Obat Dermatologis dan obat topikal antivirus
 Kategori Obat Obat resep
 Manfaat Obat
  • Mengobati kutil kelamin.
  • Mengobati kutil perianal atau kutil anus.
  • Mengobati actinic keratosis (AK), kondisi pra kanker kulit.
 Kontraindikasi Obat
  • Pasien dengan penyakit autoimun.
  • Pasien transplantasi organ.
  • Pasien dengan penyakit human papilloma virus (HPV) sebelumnya.
 Sediaan Obat Obat topikal
 Harga Obat Rp3.120.000/1 dus @12 kemasan (12×250 mg)

Harga obat imiquimod mungkin berbeda di setiap apotek. Obat ini dapat dibeli di apotek dengan resep dokter dengan merek dagang lain.

Imiquimod Obat Apa?

Imiquimod adalah obat topikal yang dapat mengaktifkan sistem kekebalan tubuh untuk mengatasi beberapa jenis gangguan kulit atau pertumbuhan kulit abnormal. Obat topikal ini digunakan untuk mengobati actinic keratosis (AK), yaitu pertumbuhan pra kanker kulit akibat paparan sinar matahari yang tidak sehat.

Krim ini juga digunakan untuk mengatasi kutil kelamin atau kutil anus/dubur yang terjadi di bagian luar alat kelamin. Obat Imiquimod termasuk dalam kelas obat dermatologis yang juga berperan sebagai antivirus.

Obat ini dapat membantu mengontrol gejala karsinoma sel basal superfisial yang merupakan sejenis kanker kulit. Kondisi ini umumnya terjadi pada kulit bagian leher, tangan, kaki, atau gejala seperti kutil.

Obat ini boleh digunakan untuk anak di atas usia 12 tahun. Obat ini dianggap efektif untuk mencegah pertumbuhan kondisi pra kanker kulit, namun tidak diketahui apakah dapat mencegah penularan kutil atau gangguan kulit ke orang lain.

Merek Dagang Imiquimod

Obat topikal antivirus ini dijual sebagai obat generik dengan nama krim imiquimod. Obat ini juga memiliki merek dagang lain, yaitu:

  • Aldara
  • Imiquad

Obat dermatologis ini mungkin juga dipasarkan dengan merek dagang lain yang belum tercatat dalam informasi ini. Selain itu, harga imiquimod dalam merek lain mungkin lebih mahal dari obat generik.

Fungsi Obat Imiquimod

Obat ini digunakan untuk mengatasi kondisi kulit seperti kutil kelamin dan gangguan kulit terkait pra kanker kulit. Ketahui manfaat imiquimod berikut ini:

1. Kutil Kelamin

Kutil kelamin adalah salah satu penyakit menular seksual dengan gejala rasa gatal, nyeri, ketidaknyamanan, dan sensasi terbakar pada area kelamin. Kutil kelamin disebabkan oleh strain human papillomavirus (HPV), virus yang juga menyebabkan displasia serviks dan kanker.

Pada pria, kutil kelamin muncul di area paha, di dalam atau luar anus, penis, atau skrotum. Pada wanita, biasanya kutil kelamin tumbuh di dalam atau luar vagina, di luar atau dalam anus, atau di leher rahim (serviks). Sementara krim imiquimod hanya digunakan untuk kutil kelamin di bagian luar kelamin.

2. Actinic Keratosis

Actinic keratosis adalah pertumbuhan pra kanker kulit yang terjadi akibat paparan sinar matahari. Gejala actinic keratosis adalah bercak-bercak kecil pada kulit yang umumnya terjadi di leher, kulit kepala, telinga, punggung tangan, wajah, dan bibir. Sebagian besar orang tidak menyadari tanda-tanda kanker kulit ini atau yang juga disebut dengan keratosis ini.

Kondisi ini umumnya berkembang selama bertahun-tahun dan baru muncul pada orang dengan usia di atas 40 tahun. Sementara itu, gejala actinic keratosis dapat diatasi dengan obat imiquimod agar lesi actinic keratosis tidak berkembang menjadi kanker kulit.

3. Karsinoma Sel Basal Superfisial

Karsinoma sel basal superfisial adalah jenis kanker kulit di mana jenis sel tertentu di dalam kulit memproduksi sel kulit baru saat sel lama mati. Gejala karsinoma sel basal adalah benjolan transparan pada kulit yang umumnya terjadi di kulit kepala dan leher.

Penyebab karsinoma sel basal superfisial diduga karena paparan sinar radiasi jangka panjang. Salah satu cara mencegahnya adalah dengan menggunakan tabir surya dan meminimalisir paparan langsung cahaya matahari di siang hari.

Itulah berbagai fungsi obat imiquimod. Obat ini mungkin digunakan untuk indikasi atau gangguan kulit lain yang belum tercantum dalam informasi ini.

Baca Juga: Kanker Kulit: Penyebab, Gejala, Diagnosis, dan Pengobatan

Peringatan Obat Imiquimod

Harap perhatikan beberapa peringatan penting ini sebelum menggunakan obat topikal untuk kulit ini, sebagai berikut:

  • Beritahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi terhadap kandungan imiquimod atau obat Aldara.
  • Beritahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi obat lainnya.
  • Beritahu dokter bila Anda sedang menggunakan krim, obat topikal, perawatan kulit, atau belum sembuh dari operasi lain.
  • Beritahu dokter semua obat termasuk obat topikal lain, suplemen, vitamin, atau herbal lainnya yang sedang Anda gunakan.
  • Gunakan obat sesuai dengan dosis dan jadwal dari dokter.
  • Anda harus melakukan pemeriksaan kulit secara teratur sebelum, selama, dan sesudah menggunakan krim ini.
  • Hindari paparan sinar matahari selama menggunakan perawatan kulit dengan obat ini.
  • Gunakan tabir surya. Konsultasikan pada dokter jenis dan SPF tabir surya yang sesuai dengan kondisi Anda.
  • Segera hubungi dokter bila Anda mengalami reaksi kulit yang mengganggu setelah menggunakan krim ini.
  • Konsultasikan lagi pada dokter apakah obat ini aman digunakan pada kondisi hamil, menyusui, atau bila Anda sedang merencanakan kehamilan.
  • Obat ini hanya boleh digunakan untuk orang di atas usia 12 tahun.

Beberapa hal lain yang harus Anda hindari selama Anda menggunakan obat ini, termasuk:

  • Jangan berenang.
  • Jangan mandi atau membasuh area kulit yang baru dioleskan krim ini.
  • Jangan terpapar sinar matahari langsung.
  • Jangan menggunakan krim ini pada luka bakar terbuka atau area kulit yang belum sembuh dari operasi.
  • Jangan menggunakan krim ini di area mulut, hidung, atau mata.
  • Obat ini tidak melindungi Anda dari penyakit menular seksual lainnya.
  • Jangan menggunakan obat ini tanpa pemeriksaan kulit sebelumnya atau tanpa resep dokter.
  • Jangan berbagi obat ini dengan orang lain walau dengan indikasi yang sama.

Selain itu, konsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat kulit ini apabila Anda memiliki riwayat:

  • Penyakit autoimun.
  • Transplantasi organ.
  • Tidak digunakan untuk penyakit virus human papilloma pada manusia uretra, intravaginal, serviks, dubur, atau intra-anal.

Itulah beberapa peringatan penting sebelum dan selama Anda menggunakan obat topikal untuk gangguan kulit ini. Selebihnya, konsultasi pada dokter tentang semua hal yang harus Anda ketahui sebelum menggunakan obat ini.

Interaksi Obat Imiquimod

Interaksi obat adalah reaksi yang mungkin muncul bila Anda menggunakan lebih dari satu obat sembarangan. Reaksi tersebut dapat melemahkan atau meningkatkan kedua atau salah satu obat. Interaksi obat juga mungkin terjadi bila Anda menggunakan dua obat topikal termasuk krim atau salep secara bersamaan di area kulit yang sama.

Berikut ini kemungkinan interaksi obat imiquimod bila digunakan bersama dengan obat lain seperti:

  • Asam aminolevulinic
  • Asam aminolevulinic topikal
  • Methoxsalen
  • Metil aminolevulinat topikal
  • Verteporfin

Obat ini juga akan berinteraksi dengan penyakit eksim dan kondisi terbakar sinar matahari. Sebaiknya, tidak menggunakan dua obat atau lebih sembarangan kecuali dengan petunjuk dokter.

Baca Juga: Ciri-Ciri Kanker Kulit Berdasarkan Jenisnya

Efek Samping Imiquimod

Berikut ini beberapa efek samping imiquimod yang mungkin terjadi:

  • Batuk
  • Bersin
  • Nyeri tubuh
  • Gatal
  • Panas dingin
  • Telinga tersumbat
  • Hidung tersumbat
  • Sakit tenggorokan
  • Kulit merah
  • Ruam kulit
  • Kulit melepuh
  • Kesulitan bernapas
  • Kelelahan ekstrim

Efek samping lainnya yang mungkin terjadi namun jarang, termasuk:

  • Nyeri perut
  • Nyeri kaki, lutut, dan sendi
  • Nyeri dada
  • Suara serak
  • Gugup
  • Sulit berkemih
  • Gangguan penglihatan
  • Detak jantung tidak teratur
  • Kelenjar getah bening yang bengkak, nyeri, atau lunak di leher, ketiak, atau selangkangan

Daftar efek samping tersebut mencantumkan semua efek samping lainnya yang mungkin terjadi. Setiap orang mungkin mengalami reaksi berbeda pada setiap obat. Segera hubungi dokter bila Anda mengalami efek samping serius.

Dosis Obat Imiquimod

Dosis setiap orang berbeda-beda tergantung pada:

  • Usia
  • Jenis kelamin
  • Tingkat keparahan penyakit
  • Kondisi kesehatan saat ini
  • Reaksi tubuh pada dosis pertama

Berikut ini adalah informasi tentang dosis imiquimod:

1. Mengatasi Kutil Kelamin atau Kutil Perianal

  • Krim Imiquimod 3,75% untuk Dewasa: Oleskan tipis-tipis dan merata ke area kulit sebanyak sekali sehari. Total perawatan selama 8 minggu.
  • Krim 5% untuk Dewasa: Oleskan krim tipis-tipis secara merata 3 kali seminggu selama 16 minggu.

Apabila Anda menggunakan obat ini untuk mengatasi kutil kelamin, perhatikan beberapa hal ini, termasuk:

  • Obat ini tidak menyembuhkan kutil kelamin, namun mengontrol gejalanya.
  • Kutil kelamin baru mungkin tetap muncul selama Anda menggunakan krim kulit ini.
  • Kondom tampaknya tidak akan berfungsi dengan baik bila digunakan dalam kondisi kutil kelamin.
  • Anda mungkin menggunakan alat kontrasepsi lain selama melakukan perawatan kutil kelamin dengan krim ini.
  • Sebaiknya, tidak melakukan aktivitas seksual apapun selama kutil kelamin belum sembuh.

2. Mengatasi Karsinoma Sel Basal Superfisial

Oleskan krim 5% 5 kali seminggu sebelum tidur selama 6 minggu. Membutuhkan waktu hingga 12 minggu setelah menyelesaikan perawatan untuk menilai respon obat tersebut.

3. Actinic Keratosis

  • Sebagai 2,5% atau 3,75% Krim: Oleskan ke kulit sekali sehari setiap sebelum tidur selama 2 minggu.
  • Sebagai Krim 5%: Oleskan ke kulit 3 kali seminggu sebelum tidur selama 4 minggu. Ulangi perawatan selama 4 minggu lagi dengan interval 4 minggu.

Informasi ini tidak menggantikan resep dari dokter. Sebaiknya konsultasi dengan dokter tentang dosis imiquimod yang sesuai dengan kondisi Anda.

Cara Pakai Imiquimod

Berikut ini cara pakai krim imiquimod:

  • Ikuti sesuai dengan petunjuk penggunaan pada resep dokter.
  • Obat topikal hanya digunakan untuk pemakaian di kulit.
  • Jangan menggunakan obat topikal ini terlalu banyak atau terlalu lama karena akan meningkatkan risiko efek samping.
  • Cuci tangan sebelum mengoleskan krim ini.
  • Aplikasikan krim ini dengan tangan yang bersih dan kering.
  • Oleskan krim tipis-tipis dan merata.
  • Gunakan sebelum tidur agar obat dapat menyerap selama 8 jam.
  • Bersihkan kulit di pagi harinya.
  • Jangan tutupi kulit yang baru diolesi krim dengan perban atau plester lainnya.
  • Gunakan celana berbahan katun selama Anda mengobati kutil kelamin dengan krim ini.

Tanyakan kepada dokter atau apoteker Anda jika Anda tidak memahami instruksi ini. Gunakan obat apapun sesuai dengan resep dokter untuk memaksimalkan kinerja obat dan mengurangi risiko efek samping yang mungkin terjadi.

Petunjuk Penyimpanan Imiquimod

Jangan menyimpan obat sembarangan karena akan merusak kandungan obat dan mengurangi kinerja obat. Ikuti petunjuk penyimpanan obat yang benar, sebagai berikut:

  • Jangan menyimpan obat di tempat yang panas, lembap, berair, atau terpapar matahari langsung.
  • Simpan obat-obatan di tempat yang kering dan sejuk dengan suhu 20°C-25°C.
  • Jangan menyimpan obat di dalam kulkas, dekat kompor, wastafel, atau tempat yang terlalu panas.
  • Sebaiknya simpan obat di kotak P3K khusus.
  • Bila tidak ada, simpan obat di laci atau tempat yang tertutup rapat.
  • Simpan obat pada wadah aslinya.
  • Jangan lupa tutup rapat obat topikal, obat cair, dan obat lainnya.
  • Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan membuang obat sembarangan karena akan mencemari lingkungan.
  • Tanyakan apoteker Anda tentang instruksi penyimpanan obat yang lebih spesifik.

Itulah pembahasan lengkap tentang imiquimod obat apa. Manfaat imiquimod adalah untuk mengatasi beberapa gangguan kulit seperti kutil kelamin dan mencegah risiko pertumbuhan kanker kulit. Informasi ini tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Gunakan obat ini sesuai dengan petunjuk penggunaan dan resep dokter. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

  1. Cherney, Kristeen. 2020. Genital Warts. https://www.healthline.com/health/std/genital-warts. (Diakses pada 27 Juni 2020).
  2. Mayo Clinic. 2020. Basal cell carcinoma. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/basal-cell-carcinoma/symptoms-causes/syc-20354187. (Diakses pada 27 Juni 2020).
  3. Mayo Clinic. 2020. Actinic keratosis. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/actinic-keratosis/symptoms-causes/syc-20354969#:~:text=An%20actinic%20keratosis%20(ak%2DTIN,%2C%20forearms%2C%20scalp%20or%20neck. (Diakses pada 27 Juni 2020).
  4. MIMS. 2020. Imiquimod. https://www.mims.com//philippines/drug/info/imiquimod?mtype=generic. (Diakses pada 27 Juni 2020).
  5. Multum, Cerner. 2020. Imiquimod topical. https://www.drugs.com/mtm/imiquimod-topical.html. (Diakses pada 27 Juni 2020).
  6. WebMD. 2020. Imiquimod Cream In Metered-Dose Pump. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-1191-1350/imiquimod-topical/imiquimod-3-75-topical/details. (Diakses pada 27 Juni 2020).

Itulah tadi informasi mengenai Imiquimod: Fungsi, Dosis, Efek Samping, Harga, dll oleh - kondomdurex.xyz dan sekianlah artikel dari kami kondomdurex.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Tags:

Imiquimod: Fungsi, Dosis, Efek Samping, Harga, dll oleh - kondomdurex.xyz

By topglobal90 → Minggu, 28 Juni 2020

Halo sahabat selamat datang di website kondomdurex.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Piroxicam: Fungsi, Dosis, Efek Samping, dll oleh - kondomdurex.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Piroxicam adalah obat yang digunakan untuk mengurangi peradangan akibat penyakit terkait radang sendi. Ketahui piroxicam obat apa, dosis, aturan pakai, harga, dll.

obat-piroxicam-doktersehat

Rangkuman Informasi Obat Piroxicam

Berikut ini adalah informasi umum obat piroxicam:

Nama Obat Piroxicam
Kandungan Obat Piroxicam
Kelas Obat Obat Antiinflamasi Nonsteroid (OAINS)
Kategori Obat Obat keras
Manfaat Obat Membantu meringankan gejala nyeri dan peradangan akibat radang sendi
Kontraindikasi Obat Hipersensitif
Sediaan Obat Tablet dan gel
Harga Obat Rp252/tablet

Harga obat piroxicam mungkin berbeda di setiap apotek. Dapatkan obat anti peradangan ini di apotek terdekat atau toko obat online namun tetap dengan resep dokter.

Piroxicam Obat Apa?

Piroxicam adalah obat untuk meredakan peradangan, pembengkakan, kekakuan, atau rasa nyeri akibat kondisi terkait radang sendi, termasuk osteoarthritis atau rheumatoid arthritis. Obat termasuk dalam obat keras yang hanya boleh digunakan dengan resep dokter.

Obat piroxicam adalah obat obat antiinflamasi nonsteroid atau obat anti-inflammatory drugs (NSAIDs). Obat ini bekerja dengan cara menangkal zat tubuh tertentu yang menyebabkan peradangan.

Obat ini mungkin digunakan untuk indikasi peradangan lain. Konsultasikan pada dokter terutama bila Anda ingin menggunakan obat ini untuk radang sendi kronis.

Merek Dagang Piroxicam

Merek dagang obat piroxicam lainnya, meliputi:

  • Denicam
  • Faxiden
  • Feldene
  • Grazeo
  • Pirocam
  • Pirofel
  • Samrox

Obat ini mungkin juga dipasarkan dengan merek dagang lain yang belum tercantum dalam informasi ini.

Fungsi Obat Piroxicam

Fungsi obat piroxicam adalah untuk mengatasi gejala peradangan pada:

  • Artritis reumatoid, gangguan autoimun yang menyebabkan peradangan pada persendian. Kondisi ini mungkin menyerang jaringan tubuh lainnya seperti kulit, mata, paru, jantung, dan pembuluh darah.
  • Osteoarthritis, peradangan pada persendian yang biasanya menyerang sendi tangan, lutut, dan tulang belakang. Kondisi ini adalah peradangan paling umum yang dialami banyak orang.

Obat ini mungkin ditujukan untuk indikasi atau peradangan lain yang belum tercantum dalam informasi ini.

Peringatan Obat Piroxicam

Harap perhatikan beberapa peringatan penting ini sebelum menggunakan obat radang sendi ini, berikut ini:

  • Jangan menggunakan obat ini apabila Anda memiliki riwayat alergi obat piroxicaman.
  • Beritahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) lainnya atau pernah mengalami serangan asma setelah minum obat OAINS atau aspirin.
  • Obat ini dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke bahkan pada orang yang tidak memiliki riwayat dan faktor risiko penyakit jantung.
  • Obat ini tidak boleh digunakan sebelum dan setelah operasi bypass jantung.
  • Obat ini memiliki risiko pendarahan lambung dan usus.
  • Obat ini tidak boleh digunakan pada ibu hamil, terutama pada ibu hamil di trimester terakhir karena akan berbahaya pada janin.
  • Obat ini juga sebaiknya tidak diminum oleh wanita yang sedang merencanakan kehamilan karena akan menunda proses ovulasi atau pembuahan.
  • Sebaiknya konsultasi ke dokter sebelum menggunakan obat ini bila Anda sedang menyusui.
  • Obat ini hanya boleh digunakan untuk orang di atas 18 tahun.

Selain itu, konsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini apabila Anda memiliki riwayat:

  • Gagal jantung kongestif
  • Gangguan ginjal dan hati
  • Penyakit jantung iskemik
  • Penyakit arteri perifer
  • Penyakit asma bronkial
  • Penyakit sirosis
  • Penyakit ginjal
  • Gangguan koagulasi
  • Sindrom nefrotik
  • Penyakit gigi
  • Dehidrasi
  • Wanita dengan kondisi infertilitas
  • Tekanan darah tinggi
  • Perokok
  • Gangguan penggumpalan darah
  • Penyakit tukak lambung
  • Pendarahan lambung

Baca dengan teliti peringatan obat di balik label kemasan. Obat ini termasuk obat keras jadi gunakan obat sesuai dengan aturan pakai untuk mengurangi efek samping dan memaksimalkan kerja obat untuk menyembuhkan gejala peradangan tersebut.

Interaksi Obat Piroxicam

Interaksi obat adalah reaksi ketika Anda menggunakan dua obat atau lebih, termasuk vitamin, suplemen, dan herbal lainnya secara bersamaan. Semua obat tersebut mungkin mengalami interaksi yang menyebabkan efek samping, melemahkan, atau meningkatkan kinerja salah satu atau kedua kinerja obat.

Berikut ini reaksi obat radang sendi ini yang mungkin terjadi:

  • Meningkatkan risiko ulserasi gastrointestinal atau perdarahan bila digunakan bersama dengan obat antiplatelet dan kortikosteroid.
  • Meningkatkan risiko nefrotoksisitas bila digunakan bersama dengan siklosporin dan tacrolimus.
  • Meningkatkan efek antikoagulan bila digunakan bersama dengan obat warfarin.
  • Meningkatkan risiko gastrointestinal bila digunakan bersama dengan obat OAINS lainnya atau aspirin.

Obat Piroxicam juga memiliki risiko interaksi bila digunakan bersama dengan obat berikut ini:

  • Adderall
  • Advil
  • Aleve
  • Ambien
  • Aspirin
  • Atenolol
  • Kalsium 600 D
  • Celebrex
  • Cymbalta
  • Minyak Ikan
  • Gabapentin
  • Ibuprofen
  • Lipitor
  • Lisinopril
  • Lyrica
  • Meloxicam
  • Metoprolol Succinate ER
  • Motrin
  • Naproxen
  • Nexium
  • Norco
  • Paracetamol
  • Prednison
  • Singulair
  • Synthroid
  • Tramadol
  • Tylenol
  • Vicodin
  • Vitamin B12
  • Vitamin C
  • Vitamin D3
  • Xanax
  • Zoloft
  • Zyrtec

Hindari menggunakan dua obat secara bersamaan kecuali dengan resep dokter, untuk mengurangi risiko interaksi obat dan efek sampingnya.

Efek Samping Piroxicam

Berikut ini risiko efek samping obat pereda peradangan ini:

  • Mual dan muntah
  • Kulit ruam
  • Kembung
  • Warna urine menjadi keruh
  • Sakit kepala
  • Sembelit
  • Sakit perut
  • Gangguan pencernaan
  • Tidak napsu makan
  • Pembengkakan pada wajah, jari, dan kaki
  • Gangguan pernapasan

Efek samping lain yang mungkin terjadi namun jarang, termasuk:

  • Gusi berdarah
  • Mimisan
  • Penglihatan kabur
  • Nyeri dada
  • Kelelahan ekstrim
  • Kulit terbakar
  • Sulit menelan
  • Demam dan kedinginan
  • Detak jantung tidak teratur
  • Pingsan

Informasi ini tidak memuat semua kemungkinan efek samping obat ini. Efek samping lain mungkin terjadi. Harap gunakan obat sesuai dengan dosis dan aturan pakai yang tepat agar tidak terjadi efek samping.

Dosis Obat Piroxicam

Dosis setiap orang berbeda-beda tergantung pada:

  •  Usia.
  • Jenis kelamin.
  • Tingkat keparahan penyakit.
  • Kondisi kesehatan saat ini.
  • Reaksi tubuh pada dosis pertama.

Berikut ini informasi tentang dosis obat Piroxicam untuk mengatasi osteoartritis dan artritis reumatoid:

  • Dewasa: 20 mg sebagai dosis tunggal setiap hari.
  • Lansia: Gunakan dosis efektif terendah untuk durasi sesingkat mungkin.

Durasi perawatan dengan obat ini selama 14 hari atau disesuaikan dengan resep dokter. Sementara penggunaan gel piroxicam adalah dengan mengoleskan 0,5% gel 3-4 kali sehari.

Cara Pakai Piroxicam

Berikut ini cara pakai obat piroxicam:

  • Baca dosis obat pada label penggunaan obat dengan teliti.
  • Minum obat sesuai dengan yang disarankan dan pada waktu yang tepat.
  • Minum obat dengan air putih.
  • Jangan langsung berbaring setelah minum obat, setidaknya beri jeda 10 menit.
  • Minum obat ini sesudah makan untuk mencegah risiko sakit perut, atau minum susu sebelumnya.
  • Perawatan dengan obat ini mungkin membutuhkan waktu beberapa minggu.
  • Bila Anda lupa minum obat, segera minum obat setelah Anda mengingatnya.
  • Bila saat Anda mengingatnya sudah masuk waktu ke dosis berikutnya, maka lewatkan dosis yang terlupakan dan lanjutkan minum obat seperti biasa.
  • Tetap minum obat tersebut sesuai jadwal dan penggunaan.

Petunjuk Penyimpanan Piroxicam

Jangan menyimpan obat sembarangan. Ikuti petunjuk penggunaan obat berikut ini:

  • Hindari obat dari paparan cahaya, panas, tempat lembap, dan air.
  • Simpan obat-obatan Anda di tempat yang sejuk dan kering atau di bawah suhu 30°C.
  • Simpan obat di kotak P3K atau laci khusus obat-obatan yang tertutup.
  • Jangan menyimpan obat di dekat kompor, wastafel, atau tempat panas.
  • Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.
  • Bila perlu, simpan obat dalam wadah aslinya.
  • Jangan membuang obat sembarangan karena akan mencemari lingkungan.
  • Tanyakan apoteker Anda tentang instruksi penyimpanan obat yang lebih spesifik.

Itulah pembahasan lengkap tentang piroxicam obat apa. Obat piroxicam adalah obat untuk meredakan gejala radang sendi. Gunakan obat ini sesuai dengan petunjuk penggunaan. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

  1. Drugs. 2020. Piroxicam. https://www.drugs.com/mtm/piroxicam.html. (Diakses pada 17 Juni 2020).
  2. MIMS. 2020. Piroxicam. https://mims.com/indonesia/drug/info/piroxicam?mtype=generic. (Diakses pada 17 Juni 2020).
  3. WebMD. 2020. Piroxicam. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-10942/piroxicam-oral/details. (Diakses pada 17 Juni 2020).

Itulah tadi informasi mengenai Piroxicam: Fungsi, Dosis, Efek Samping, dll oleh - kondomdurex.xyz dan sekianlah artikel dari kami kondomdurex.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Tags:

Piroxicam: Fungsi, Dosis, Efek Samping, dll oleh - kondomdurex.xyz

By topglobal90 → Rabu, 17 Juni 2020